21 Feb 2012

Gunung Di Bawah Laut Itu ada LOH !


13214588742102236050
Selama ini sebagian dari kita mungkin berpikiran bila gunung berapi hanya ada di daratan saja. Pengetahuan semacam ini wajar saja adanya mengingat masih minimya penelitian dan publikasi yang memadai tentang gunung berapi. Hal ini disayangkan mengingat Indonesia memiliki banyak gunung berapi sehingga mestinya banyak dilakukan riset untuk mampu menggali pengetahuan yang lebih mendalam lagi mengenai keberadaan gunung berapi.
Berbagai penelitian bawah laut yang dilakukan oleh para ilmuwan di luar negeri memberikan sebuah hasil temuan yang bisa dikatakan sebagai sebuah fenomena. Ditemukannya gunung berapi bawah laut seakan membuka pandangan pemikiran manusia bila dunia ini teramat sangatlah luas dan hanya sedikit sekali pengetahuan yang kita miliki tentang dunia kita ini.
Keadaan gunung berapi di bawah laut tidak berbeda dengan gunung berapi di daratan. Gundukan batuan yang menjulang tinggi dengan aktivitas vulkanik yang siap meletus kapan saja juga menjadi sifat bagi gunung berapi bawah laut. Hanya saja kekuatan letusannya sampai sekarang belum diketahui mengingat sangat sulitnya melakukan penelitian tentang gunung berapi di bawah laut, penelitian seperti ini sungguh sangat beresiko.
Gunung berapi bawah laut juga mengakibatkan terjadinya aliran lava akibat dampak letusannya. Keberadaannya di bawah laut dapat mengancam makhluk hidup laut lainnya yang berada di sekitar gunung berapi. Pengetahuan tentang gunung berapi di bawah laut masih sangat minim meskipun terasa sangat penting bagi kita untuk mampu mempelajarinya lebih jauh lagi.
1321458927502305703
ROV ( Remotely Operated underwater Vehicle), Robot yang digunakan untuk kegiatan di bawah laut.
Selama ini untuk melakukan penelitian dalam usaha mencari gunung berapi di bawah laut adalah dengan cara mengandalkan kemajuan teknologi berupa robot yang bisa menyelam di air. Robot yang digunakan adalah jenis dari ROV ( Remotely Operated underwater Vehicle). ROV mampu dikendalikan dari daratan (kapal) dan bisa digunakan sebagai alat pendeteksi untuk mencari lokasi atau suatu jenis benda di dasar laut. ROV sudah umum digunakan oleh peneliti bawah laut, perusahaan kilang minyak dan gas, perusahaan telekomunikasi untuk memasang  fiber optic bawah laut dan kegiatan di bawah laut lainnya yang membutuhkan bantuan khusus.
13214589751617899133
Cara kerja robot ROV ( Remotely Operated underwater Vehicle) dalam melakukan pengamatan terhadap gunung berapi di bawah laut.
Cara kerja ROV sangat membantu karena bisa menggantikan peran manusia untuk turun menyelam ke bawah laut. ROV memiliki kamera sehingga dapat menampilkan gambar keadaan bawah laut secara real time kepada pengendali ROV. Bila dari gambar yang terlihat menampilkan sesuatu yang dianggap penting untuk diteliti maka akan lebih banyak lagi sensor yang digunakan untuk memeriksa keadaan di lokasi tersebut lebih detail lagi.
Melalui pemanfaatan ROV selain bisa dijadikan alat untuk mencari gunung berapi bawah laut juga digunakan untuk mengetahui keadaan di sekitar gunung berapi dan populasi apa saja yang hidup di sekitarnya. Melalui pengamatan ini diharapkan mampu dirumuskan indikasi keberadaanya gunung berapi bawah laut berdasarkan keadaan alam di sekitarnya.
Keberadaan gunung berapi di bawah laut diyakini mampu menjadi ancaman berbahaya bagi manusia. Karena akan sangat sulit sekali untuk melakukan pemetaan agar bisa mengetahui di mana saja letak gunung berapi yang ada di bawah laut secara keseluruhan. Tidak seperti gunung berapi di daratan yang bisa dengan jelas diketahui keberadaannya dan dapat dengan mudah untuk dilakukan pengawasan terhadap aktivitas vulkaniknya.
Diyakini keberadaan gunung berapi bawah laut menjadi pemicu terjadinya getaran gempa bumi yang sering terjadi di daerah lautan yang jauh dari daratan. Aktivitas letusan gunung berapi bawah laut juga dikhawatirkan mampu menimbulkan getaran gempa bumi yang dahsyat serta mengakibatkan terjadinya Tsunami dengan ombak sangat besar yang kedatangannya akan sangat sulit untuk dideteksi.
Gunung berapi bawah laut di Indonesia
Indonesia yang termasuk sebagai wilayah cincin api juga sangat mungkin memiliki gunung berapi bawah laut. Alasan ini semakin kuat dengan ditemukannya hamparan gunung berapi bawah laut di wilayah Christmas Island yang merupakan bagian dari pulau milik Australia yang letaknya di Samudera Hindia dan terkesan masih satu jalur lempengan dengan Gunung Krakatau.
1321459301463567515
Okeanos Explorer, perahu yang digunakan oleh National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat di perairan Talaud, Sulawesi Utara.
Pada Juni 2010 lalu dilakukan sebuah ekspedisi bawah laut yang dilakukan oleh Badan Riset Kelautan dan Perikanan Indonesia bekerja sama dengan tim riset dari National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat. Dalam ekspedisi ini para peneliti dari Indonesia berkesempatan untuk menggunakan perahu Okeanos Explorer yang dipakai untuk melakukan penelitian di bawah laut.
Ekspedisi ini menghasilkan sebuah temuan baru yaitu ditemukannya gunung berapi bawah laut di Indonesia. Lokasi gunung ini dinamakan sebagai Kawio Barat karena letaknya berdekatan dengan Pulau Kawio sebelah barat di Kepulauan Sangihe, Talaud (Manado, Sulawesi Utara).
Melalui pengamatan yang dilakukan diketahui bila gunung ini tergolong sangat besar dengan ketinggian mencapai 3400 meter. Keadaan ini cukup mengkhawatirkan karena di daratan saja hanya terdapat beberapa gunung berapi di Indonesia yang tingginya mencapai tinggi gunung bawah laut di daerah Kawio Barat tersebut.
Keberadaan gunung berapi bawah laut di Kawio Barat juga memiliki fenomena spesies khusus yang hidup di sekitarnya. Aktivitas vulkanik di daerah tersebut membuat suhu di lokasi gunung berapi menjadi hangat dan banyak ditemukan spesies unik di sana yang bertahan hidup dengan cara memakan bakteri.
Temuan gunung berapi bawah laut di Kawio Barat menjadi indikasi bila masih banyak gunung berapi bawah laut yang tersebar di Nusantara. Hal ini menjadi tantangan bagi para peneliti untuk terus melakukan ekslporasi terhadap keadaan alam kita. Keberadaan gunung berapi bawah laut bukan hanya dianggap sebagai ancaman baru bagi manusia tetapi fenomena ini juga menghadirkan temuan baru seperti keadaaan alam serta spesies unik lain di sekitar gunung berapi bawah laut.
Penelitian mengenai gunung berapi bawah laut harus ditingkatkan mengingat Indonesia memiliki banyak gunung berapi di daratan sehingga dapat diberikan dugaan bila kita juga memiliki banyak gunung berapi di bawah laut. Alangkah lebih baik lagi bila kita bisa melakukan pemetaan terhadap seluruh gunung berapi yang berada di bawah laut seperti yang kita lakukan terhadap gunung berapi yang ada di daratan. Tantangan akan lebih besar lagi untuk mampu menemukan metode yang tepat dalam melakukan kegiatan pengawasan terhadap aktivitas vulkanik gunung berapi bawah laut di Indonesia.
Keberadaan gunung berapi di bawah laut mengajarkan kepada kita tentang betapa besarnya dunia ini. Penelitian yang dilakukan oleh manusia tidak akan pernah mencapai kata selesai untuk mampu menggali penemuan-penemuan baru lainnya yang sebelumnya tak pernah diungkap dan belum diketahui.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar